Jual Pupuk Cair Organik G20 ZPT Zat Pengatur Tumbuh WIsata Sumut

Posted by dunnynasution@gmail.com
On 11 Juli 2022

ZPT G20 VITAMIN + NUTRISI IDOLA DIKALANGAN PETANI Sukses dan Pintar

Jangan lupa pakai zpt g20 untuk kebutuhan nutrisi tanaman Anda di masa vegetatif.

Menyegarkan Tanaman

Membantu Penyerapan Pupuk

Meningkatkan Kemampuan Tanaman Produksi Nutrition

Membantu Pembentukan Sel

Menyuburkan Tanaman

Cepat Membantu Akar Adventif

Jual Penyegar Pupuk Daun G14 ZPT Zat Pengatur Tumbuh Nutrition dan Nutrisi Tanaman – G20 memang merupakan nutrisi tamaman no1 dan paling baik serta layak menjadi pilihan utama para petani yang ingin mendapatkan hasil terbaik dari tanaman apapun yang ditanamnya.

G20 ZPT + VITAMIN NUTRISI The Develop Innovation Adalah penyegar untuk semua jenis tanaman. Penyegar ini diformulasikan hasil dari perpaduan reaksi nutrisi dengan biroksigen tinggi yang dilengkapi dengan nutrition dan hormon sintetic mampu memberikan reaksi secara biokimia, fisiologis dan morfologis sehingga dapat menstabilkan pertumbuhan tanaman dengan sempurna segar, sehat dan kokoh. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan potogen (Jamur & Bakteri ).

Saatnya anda menggunakan g20 sebagai solusi untuk membantu mengoptimalkan penyerapan pupuk untuk menstabilkan pertumbuhan tanaman yang anda tanan.

Nutrisi, Nutrition Tanaman membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi

INIKAH YANG TERJADI PADA TANAMAN ANDA

Dipupuk tidak merespon

Curah hujan tinggi malah mendatangkan hama & penyakit

Perkembangan akar tidak standard

Pertumbuhan daun kerdil

Penyemprotan pestisida tidak mempan (kebal/resisten)

Mengapa Harus Menggunakan zpt g20?

Pengaplikasian yang Sangat Mudah dan Manfaat ZPT G20 ini memang sangat banyak

1. Aplikasi dengan cara disemprotkan berbarengan dengan bahan lain (kimia atau organik)

2. Bisa dicampur dengan pupuk organik yang bersifat mikroorganisme karena sifatnya tidak meracuni mikroba

3. Bisa dicampur dengan pestisida kimia

Tahan Serangan Bakteri & Fatogen

Bakteri dan fatogen menyerang tanaman dikarenakan selain daripada faktor cuaca dan pemberian hormon juga dapat mengakibatkan kesuburan tanaman jadi strange seperti daun menipis, warna subur agak kekuningan. Hal tersebut dikategorikan kedalam kesuburan yang kurang optimum. Secara otomatis ketahanan tanaman tidak kuat menghadang serang bakteri atau fatogen. Untuk menghindari masalah tersebut G20, di lengkapi dengan bermacam macam nutrition yang sangat membantu menstabilkan pertumbuhan tanaman dalam reproduksi setelah di rangsang.

1 Formulasi Memiliki Beragam Manfaat

Kelebihan dari ZPT G20 ini adalah memiliki beberapa kandungan dari golongan horman, nutrition + nutrisi alami dan penambahan usur-unsur lain secara sintetik dengan tujuan untuk mendukung peningkatan cara kerja unsur-unsur bio tersebut, sehingga dapat memaksimalkan cara kerja G20 ini yang bertujuan untuk menyegarkan tanaman secara sehat, stabil dan kokoh.

Cocok Digunakan di Semua Musim

ZPT G20 ini cocok digunakan di semua musim karena memiliki kombinasi unsur-unsur yang diperhitungkan untuk meningkatkan daya tahan tanaman seperti thiamin hcl, niasin, piridoksin, riboflafin dan unsur makro mikro yang diseimbangkan untuk memenuhi kebutuhan tanaman setelah dirangsang sehingga pertubuhan tanaman menjadi sehat stabil sesuai dengan genetiknya

Cocok Untuk Semua Jenis Tanaman

Salahsatu kelebihan dari ZPT G20 adalah bisa digunakan untuk semua jenis komoditi seperti padi, buah, sayuran dll

manfaat zpt g20

Menyegarkan Tanaman

Dengan cepat menyegarkan tanaman yang setres akar (pindah tanaman)

Penyerapan Pupuk

Cepat membantu penyerapan pupuk

Vtamin dan Hormon

Meningkatkan kemampuan tanaman memproduksi nutrition dan hormon

Menyuburkan

Menyuburkan dengan cara proses metabolisme

Membentuk Akar

Cepat membentuk akan adventif

Anti Kerdil

Menghilangkan sifat kerdil secara genetik

Sekilas Tentang zpt g20

Seiring berjalan nya teknologi dalam pertanian, untuk mengatasi masalah masalah kesuburan tanah dan tanaman,banyak pormulasi yg di aplikasikan di tanah maupun secara langsung ke tanaman,dgn beragam cara kerja, mulai dari kontak, sistemik dan tlanslaminar, begitu juga dgn aplikasi mikro organisme pembenah tanah dan penghasil hara di tanah maupun dukungan lain untuk kesuburan tanaman,termasuk jg beberapa mikroba pengurai dan penambat.yang di sertai dengan hormon perangsang maupun inhibitor. Tapi dengan beragam masalah di lapangan malah membuat petani kurang begitu menyadari apa penyebab tanaman nya tidak sesuai dgn yang di harapkan.

Curah hujan tinggi malah mendatangkan penyakit,mulai dari siklus hidup ulat penggangu hingga bakteri dan patogen. Terik matahari yg berlebihan malah mengundang dan membantu perkembangbiakan serangga terutama commute,mizus dll,yang mengakibatkan terserapnya cairan cairan daun yang berupa zat penting bagi kelangsungan reproduksi tanaman,sampai pada akhirnya terinveksi beberapa macam virus. Di pupuk tapi tidak merespon, yang ahirnya para petani bersaing memberikan pupuk yg istimewa malah sampai berlebihan,

Masalah nya mau sampai kapan sumber daya alam ini bisa di terima sama tanah dan tanaman,sedangkan sumber energi yang di berikan alam sangatlah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi tanaman itu sendiri. Tapi tidaklah demikian, pakta di lapangan yg namanya kebutuhan hara tanaman masih perlu ditambahkan dgn beragam pupuk dan nutrisi lain dan beberapa jenis pupuk yang siap saji dengan beberapa teknologi

Disisi lain masih perlu mengatasi masalah serangan hama dan penyakit dan juga pengendalian vektor virus. Cuaca extrim tidak mengurungkan petani untuk tidak bercocok tanam,semua musim di hadangnya dengan berbekal pengalaman dan senjata yang dimiliki petani, mulai dari pupuk pupuk kimia ataupun pupuk kompos dan pestisida andalan.

Dengan berdatangannya masalah yang terjadi di pertanian, secara otomatis berdatangan juga produk produk untuk mengatasi masalah tersebut,mulai dari pupuk,makro dan mikro,kadang juga hormon yg berlebihan,ataupun pupuk dgn unsur mikro terpisah.dan otomatis juga petani berbondong bondong mencoba untuk bisa keluar dari permasalahan nya di tanaman yang mereka budidayakan.

Sangat otomatis juga petani di tuntut harus tau mulai dari dosis,waktu dan cara aplikasi.

1.Berapa banyak pupuk yang di butuhkan

2.Unsur apa saja yang di perlukan untuk memenuhi kebutuhan tanaman dengan usia tertentu

3.Kapan waktu yang tepat untuk aplikasi.

4.Bagaimana cara aplikasi yang efisien.

Hanya petanilah yang bisa menyelesaikan masalah tersebut,dgn bekal ilmu maupun pengalaman,dan dengan dukungan teknologi yang sedang berjalan,

Seperti yang di luncurkan salah satu merk zpt penyegar G20.yang dirancang untuk aplikasi di semua musim,dan semua jenis tanamana.

G20.merupakan salah satu zat pengatur tumbuh,alami yang di kombinasikan dengan penambahan unsur2sintetik,untuk memaksimalkan cara kerjanya,sehingga bisa di katagorikan zpt+nutrient biosemi,yang memanpaatkan pembukaan stomata dan poripori daun saat aplikasi,G20 di lengkapi dengan unsur makro mikro yang siap saji,dan di imbangi dengan beberapa nutrition,seperti thiamin hcl,niasin,piridoksin dan riboflapin

Dengan cara kerja di rangsang,dinutrisi dan di bekali nutrition,

G20,bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dengan kandungan asam indol asetat yang terdapat di dalam nya berperan penting dalam membantu.

*Pembelahan dan pembentangan sel

*Membentuk akar adventip.

*Merangsang terbentuknya buah dan bunga..

Selain itu kandungan geberelin juga di pormulasikan untuk

*memacu aktipitas kambium.

*Memacu perpanjangan secara strange batang utuh.

*Menghilangkan sipat kerdil secara genetik.

*Memperbanyak anakan pada tanaman padi.

Adapun hormon dari golongan sitokinin melengkapi komposisinya sangat membantu dalam.

*mempercepat pelebaran daun.

*Merangsang pembentukan pucuk.

*Memacu pertumbuhan sel dalam jaringan meristematik

*Menunda penuaan daun.

Setelah aplikasi rangsangan untuk pertumbuhan, sesi ngatip juga biasanya menghampiri tanaman dgn beragam masalah seperti daun menipis, bakteri dan patogen datang tak di undang. Untuk menghindari masalah tersebut G20,di lengkapi dengan bermacam macam nutrition yang sangat membantu menstabilkan pertumbuhan tanaman dalam reproduksi setelah di rangsang. Dukungan nutrition seperti,thiamine Hcl yang terdapat di dalamnya mampu mengkonversikan karbohidrat menjadi energi untuk menggerakan aktipitas tanaman dengan sempurna

Sehingga dengan demikian tanaman yang mengalami stres akar karena perpindahan media baru/keracunan pestisida,atau pemupukan yang tidak berimbang,sangatlah cepat melakukan aktipitas metabolisme untuk beradaptasi degan lingkungan atau dengan keadaan suhu setempat.tidak di khawatirkan lagi sesi negatif dari reaksi rangsangan hormon tersebut,dan sangat berpengaruh besar untuk membantu kerja akar menyerap nutrisi alam maupun tambahan,memaksimalkan penyerapan pupuk, membantu pembentukan sel–sel tanaman sehingga tanaman tumbuh dan berkembang dengan baik, membantu meningkatkan kemampuan tanaman untuk memproduksi nutrition dan hormon yang dibutuhkan oleh tanaman itu sendiri.

Adapun unsur makro mikro yang terdapat di dalam nya,hanya mengimbangi kebutuhan nutrisi saat rangsangan bereaksi. Selanjutnya membantu cara kerja akar menyerap pupuk tambahan sehingga kesehatan pertumbuhan pun sangat terjaga, dengan demikian pertumbuhan tanaman-pun sangat segar dan standard. Inilah solusi untuk modifikasi tanaman dengan tujuan selamat sampai masa ahir panen dengan kualitas dan produksi yang meningkat.

Selain petani memodipikasi tanaman nya supaya subur standard, petani juga harus memikirkan masalah choose.

Adapun masalah yang terjadi dengan pengendalian hama dan penyakit.

Sebagai petani di generation seperti sekarang harus mengenal beberapa golongan dan bahan aktif pestisida sasaran.

Resistensi atau kekebalan suatu hama dan penyakit,di kenali oleh petani itu sendiri sangat di sarankan penggunaan pestisida dari golongan terendah dulu dengan tujuan untuk menghindari resistensi tersebut atau di sesuaikan dengan keadaan lingkungan setempat beda suhu dan ketinggian dari permukaan laut.

Suatu merk atau bahan aktip pungisida atau insektisida berpengaruh besar pada cara kerjanya. Itu semua di sebabkan karna pemakaian pestisida yang berlebihan, pemilihann bahan aktip untuk sasaran harus benar-benar pas dengan sasaran pengendalian baik itu bakteri atau patogen dan juga bermacam macam serangga.

Dengan pemilihan bhn aktip yang pas sesuai kebutuhan sasaran, maka akan semakin gampang untuk pengendalian berikutnya.

Bila anda adalah petani yang cerdas dan ingin mendapatkan hasil terbaik tentu saja harus menggunakan ZPT G20 yang merupakan nutrition dan nutrisi paling dipercaya saat ini.

Dosis Pemakai ZPT G20 Pupuk Daun Penyegar Tanaman bisa anda lihat dalam panduan yang ada dalam kemasan Zat Pengatur Tumbuh G20 yang namanya semakin berkibar ini.

1 Formulasi Memiliki Beragam Manfaat
Kelebihan dari ZPT G20 ini adalah memiliki beberapa kandungan dari golongan horman, nutrition + nutrisi alami dan penambahan usur-unsur lain secara sintetik dengan tujuan untuk mendukung peningkatan cara kerja unsur-unsur bio tersebut, sehingga dapat memaksimalkan cara kerja G20 ini yang bertujuan untuk menyegarkan tanaman secara sehat, stabil dan kokoh.

Cocok Digunakan di Semua Musim
ZPT G20 ini cocok digunakan di semua musim karena memiliki kombinasi unsur-unsur yang diperhitungkan untuk meningkatkan daya tahan tanaman seperti thiamin hcl, niasin, piridoksin, riboflafin dan unsur makro mikro yang diseimbangkan untuk memenuhi kebutuhan tanaman setelah dirangsang sehingga pertubuhan tanaman menjadi sehat stabil sesuai dengan genetiknya

Cocok Untuk Semua Jenis Tanaman
Salahsatu kelebihan dari ZPT G20 adalah bisa digunakan untuk semua jenis komoditi seperti padi, buah, sayuran dll

Nutrition+Nutrisi penyegar tanaman yang berfungsi mengatur dan membantu penyaluran pupuk,sehingga dapat menstabilkan pertumbuhan pada tanaman,padi,jagung,kacang kacangan,singkong,cabe,tomat,kentang,kubis,wortel,sawi,terong,gans,semangka,melon,pepaya,sayuran daun,bawang merah,buah tahunan dll.

#petunjuk penggunaan
*Kocok dahulu sebelum di gunakan,semprotkan penyegar ini ke seluruh bagian tanaman,terutama pucuk dan tunas
*Aplikasi sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari,dengan dosis/konsentrasi 1-3ml/ltr air,atau 1tutup botol/tangki 15-17ltr air.
*Penyegar ini dapat di campur dengan petisida kimia atau bio pestisida

-Penyegar ini diformulasikan hasil dari perpaduan reaksi nutrisi dengan biroksigen tinggi,yang di lengkapi dengan nutrition dan hormon sintetic,mampuh memberikan reaksi secara biokimia,fisiologis dan morfologis,sehingga dapat menstabilkan pertumbuhan tanaman dengan sempurna,segar,sehat dan kokoh,dan meningkatkan daya tahan tanaman.
– dengan cepat menyegarkan tanaman yang stres akar
– cepat membantu penyerapan pupuk
– meningkatkan kemampuan tanaman memproduksi nutrition dan hormon
– membantu pembentukan sel
– menyuburkan dengan cara membantu proses metabolisme
– cepat membentuk akar adventif

ZPT G20 bisa digunakan untuk  buah – buahan dan umbi – umbian

Berikut ini beberapa nama buah beserta nama latinnnya :

1. Cokelat / Kakao (Theobroma cacao)

2. Pepaya (Carica papaya)

3. Kelapa (Cocos nucifera)

4. Durian (Durio Zibethinus)

5. Ketimunan (Timonius sericcus)

6. Mangga (Magnifera indica)

7. Gandaria (Bouea mcrophylla)

8. Sukun (Artocarpus communis)

9. Terung (Solanum lycopersicum)

10. Pisang (Musa paradisiaca)

11. Vanili (Vannili planifolia)

12. Srikaya (Annona squamosa)

13. Jambu Monyet (Agathis Lalillardieri)

14. Kemiri ( Dipterocarpus sp)

15. Duku (lansium domesticum)

16. Salak (Salacca edulis)

17. Sawo (Manilkara kauki)

18. Enau (Arenga pinnata)

19. Mengkudu (Morinda citrifolia)

20. Sawit (Elais Guinensis)

21. Apel (Malus sylvestris)

22. Kweni (mangifera odorata)

23. Buah Nona (Annona reticulata)

24. Buni ( Antidesma reticulata)

25. Jambu Mawar ( Eugenia jambos)

26. Kawista Batu (Feronica lucida)

27. Kapulasan (Nephelium mutabile)

28. Lechi (Leachi chinensis)

29. Malaka (Phylantus emblica)

30. Strwaberry (Fragaria daltoniana)

31. Anggur (Vitis vinivera)

32. Alpukat (Persea americana)

33. Bacang (Magnifera foetida)

34. Belimbing (Averrhoa carambola)

35. Cempedak (Arthocarpus champeden)

36. Cepukan (Physalis angilata)

37. Ceri (Prunus apetala)

38. Nanas (Ananas comocus)

39. Gowok (Syzygium plychepalum)

40. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia)

41. Jeruk pomelo (Citrus maxima)

42. Jeruk sukade (Citrus medica)

43. Jeruk keprok (Citrus reticulata)

44. Kurma (Phoenix dactylifera)

45. Kesemek (Diospuros kaki)

46. Sukun (Artocarpus atilis)

47. Salak (Salacca zalacca)

48. Persik (Prunus persica)

49. Manggis (Garcinia mangostana)

50. Almond-leafed Pear (Pyrus amygdaliformis)

51. Pir Austria (Pyrus austriaca)

52. Pir Iberia (Pyrus bourgaeana )

53. Pir Ya (Pyrus bretschneideri )

54. Pir Callery (Pyrus calleryana)

55. Pir Cacasia (Pyrus caucasica)

56. Pir Eropa (Pyrus communis )

57. Pir Plymouth (Pyrus cordata)

58. Pir Algeria (Pyrus cossonii)

59. Aprikot (Prunus armeniaca)

60. Oleaster-leafed Pear (Pyrus elaeagrifolia)

61. Evergreen Pear (Pyrus kawakamii )

62. Rambutan (Nephellium lappacium)

63. Siwalan (Borassus sp)

64. Pir Salju (Pyrus nivalis)

65. Pir Afghan (Pyrus pashia

66. Pir liar (Pyrus pyraster)

67. Sawo duren (Crisophyllum crainito)

68. Pir Nashi (Pyrus pyrifolia)

69. Willow-leafed Pear (Pyrus salicifolia)

70. Menteng (Baccaurea baccimosa)

71. Kedondong (Spondias dulcis)

72. Jambu batu (Psidium guajava)

73. Sage-leafed Pear (Pyrus salvifolia )

74. Jambu bol (Syzygium malaccense)

75. Pir Siberia (Pyrus ussuriensis)

76. Jambu mawar (Syzygium jambos)

77. Pir Xinjiang (Pyrus sinkiangensis)

78. Jambu mete (Anaccadium odontinale)

79. Lemon (Citrus limon)

80. Melon (Cucumis melo)

81. Sawo Manila (Manilkara zapota)

82. Asam (Tamarindus indica)

83. Kiwi (Actinidia deliciosa)

84. Tomat (Solanum Iycopersicum)

85. Buah Naga (Hylocereus undatus)

86. Kelengkeng (Dimocarpus longan)

87. Blueberry (Vaccinium corymbosum)

88. Ceremai (Phyllanthus acidus)

89. Markisa (Passiflora edulio)

90. Pisang Raja (Musa textilia)

91. Delima (Punica granatum)

92. Zaitun (Olea europaea)

93. Buah Ara (Ficus carica)

94. Matoa (Ponnetia pinniata)

95. Nangka (Artocarpus heterophyllus)

96. Buni (Antidesma bunius)

97. Kersen (Muntingia calabura)

98. Massoi (Cryptocaria massoi)

99. Mata Buta (Excoecaria agallocha)

100. Purnamasada (Cordia subcordata)

1. Bawang

Bawang termasuk umbi-umbian. Bawang merah, bawang putih dan bawang bombay bisa ditemukan dengan mudah di Indonesia. Tak sebatas bawang merah, bawang putih dan bombay, Indonesia juga terkenal dengan bawang lainnya yang berkhasiat sebagai obat.

2. Wortel

Wortel juga masuk ke dalam jenis umbi-umbian. Wortel adalah umbi-umbian yang mengandung nutrition, serat dan karbohidrat yang baik buat tubuh.

3. Kentang

Kentang juga merupakan umbi khas Indonesia. Kentang adalah sumber nutrisi yang sangat baik buat kesehatan tubuh. Kentang bisa diolah menjadi berbagai masakan dan camilan lezat.

4. Ketela Pohon atau Singkong

Umbi selanjutnya ada ketela pohon atau singkong. Ketela pohon tak hanya bisa diolah menjadi camilan lezat tetapi juga bisa diolah menjadi nasi tiwul yang bermanfaat sebagai pengganti nasi beras.

5. Ubi Jalar

Ubi jalar adalah umbi-umbian khas Indonesia yang memiliki cita rasa manis menggugah selera. Ada banyak jenis ubi jalar dengan cita rasa dan warna beraneka ragam. Ubi jalar bisa diolah menjadi berbagai masakan dan camilan yang menggugah selera.

6. Talas

Talas adalah umbi-umbian yang memiliki rasa khas yang cukup hambar. Meski rasanya cukup hambar, talas memiliki banyak penggemar. Diolah menjadi talas kukus atau keripik talas, ini siap memanjakan lidah siapa saja. Sayangnya, beberapa talas memberi sensasi gatal di lidah saat kita mengonsumsinya.

7. Suweg

Ini merupakan umbi-umbian yang banyak ditemukan di Jawa Tengah dan sebagian daerah Jawa Timur. Suweg merupakan umbi yang sering dijadikan sebagai pengganti nasi. Cara mengolah suweg cukup dengan dikukus kemudian disajikan bersama taburan garam dan kelapa parut.

8. Uwi

Uwi memiliki umbi-umbian yang mirip dengan suweg namun warga daging umbinya putih keungu-unguan. Uwi memiliki cita rasa manis yang khas. Biasanya, umbi uwi diolah dengan cara dikukus.

9. Bengkuang

Bengkuang adalah umbi-umbian yang bisa ditemukan dengan mudah di Indonesia. Bengkuang memiliki bentuk khas seperti gasing. Bengkuang memiliki daging umbi berwarna putih dengan rasa manis serta menyegarkan. Bengkuang biasa diolah menjadi rujak buah, dipanggang, digoreng atau ditumis.

10. Gadung

Gadung merupakan umbi-umbian yang cukup populer di Indonesia. Gadung biasanya diolah menjadi keripik atau kerupuk. Untuk mengolah gadung harus melewati beberapa proses karena jika dikonsumsi secara langsung gadung bisa menyebabkan keracunan.

11. Gembili

Gembili adalah umbi-umbian dengan pohon merambat seperti uwi. Gembili memiliki cita rasa manis dengan daging umbi lembut. Gembili bisa dijadikan makanan pengganti nasi.

12. Gembolo

Gembolo mirip dengan gembili namun ukurannya lebih besar dari gembili. Rasa gembolo juga sangat mirip dengan gembili. Jika gembili bisa dipanen dalam waktu yang cukup singkat yakni beberapa bulan, gembolo memerlukan waktu tanam yang cukup lama hingga satu tahun bahkan lebih.

13. Ganyong

Umbi selanjutnya ada ganyong. Ini merupakan umbi yang bisa diolah dengan cara cukup dikukus atau diparut kemudian diambil tepung patinya. Di beberapa daerah di Jawa, tepung pati diolah menjadi kue tradisional yang bernama jenang ganyong.

14. Garut

Garut adalah umbi-umbian khas Indonesia yang cukup digemari. Garut memiliki pohon yang mirip dengan pohon rempah kunyit, lengkuas dan sejenisnya. Garut memiliki kulit dan daging umbi warna putih. Garut bisa diolah dengan cara dikukus atau diparut dan diambil tepung patinya.

15. Iles-Iles atau Porang

Umbi yang satu ini sangat mirip dengan suweg. Rasa porang lebih manis dengan daging umbi yang lebih empuk setelah dikukus. Porang tak hanya dijadikan makanan pengganti nasi tetapi juga bahan utama untuk pembuatan lem, roti, agar-agar, mie bahkan kosmetik.

Related Posts

Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *